You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Omzet Pedagang Pernak Pernik di Asemka Meningkat Jelang Natal
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pasar Asemka Jadi Pilihan Berburu Pernak-pernik Natal

Menjelang perayaan Natal, kawasan Pasar Asemka du Kelurahan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, menjadi salah satu alternatif pilihan masyarakat untuk berburu pernak-pernik Natal dengan harga terjangkau.

"Harganya lebih terjangkau"

Warga Jakarta Pusat, Romanti (45) mengaku sengaja datang ke Pasar Asemka untuk membeli pernak-pernik Natal menjelang hari perayaan.

"Kami belanja mendekati Natal karena biasanya harganya lebih terjangkau," ujarnya, Selasa (23/12).

Pemprov DKI Gelar Pasar Kreatif Natal 2025 di Lapangan Banteng

Menurut Romanti, berbelanja pernak-pernik Natal di Pasar Asemka sudah menjadi tradisi rutin keluarganya setiap tahun. Selain pilihan barang yang lengkap, harga yang ditawarkan juga dinilai lebih terjangkau dibandingkan tempat lain.

"Di sini paling terjangkau. Kalau belanja daring, kita tidak bisa melihat langsung barangnya, jadi saya takut kualitasnya tidak sesuai," ucapnya.

Salah seorang pedagang, Ade Apriani (40) mengatakan, pada momentum Natal tahun ini, pembeli paling banyak mencari bola-bola hias, pohon Natal, serta berbagai aksesori pendukung lainnya.

Ade menjelaskan, untuk pohon Natal setinggi 60 sentimeter dijual seharga Rp 85 ribu, sedangkan yang paling tinggi berukuran lima meter harganya mencapai Rp 12 juta.

"Saya juga menjual bola-bola Natal seharga Rp110 ribu per boks. Semua barang bisa dibeli secara grosir maupun satuan," bebernya.

Ade mengungkapkan, kondisi penjualan tahun ini berbeda dibandingkan menjelang Natal tahun lalu. Pada tahun sebelumnya, jumlah pengunjung memang ramai, namun tidak diiringi dengan peningkatan pembelian.

"Tahun lalu pengunjungnya ramai, tetapi jarang yang membeli. Kalau sekarang cukup banyak yang belanja, omzet bisa mencapai puluhan juta rupiah per hari atau naik sekitar lima kali lipat dibandingkan hari biasa," terangnya.

Ia menambahkan, tokonya mulai menjual pernak-pernik Natal sejak Agustus 2025. Namun, mendekati hari Natal, jumlah pembeli justru mengalami penurunan.

"Pembeli mungkin sudah mulai fokus mempersiapkan perayaan Natal. Ramainya itu beberapa waktu lalu, terutama saat hari libur. Kalau sekarang masih ada pembeli, tetapi tidak sebanyak sebelumnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1709 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1281 personDessy Suciati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1069 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1061 personFolmer
  5. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye884 personTiyo Surya Sakti